Asas-Asas Ekologi

Asas-Asas Lingkungan

Beberapa asas menjadi landasan pengetahuan, digunakan beberapa asas menjadi landasan pengetahuan, digunakan untuk kegiatan dan tindakan ke arah yang lebih tepat. Asas yang telah jenuh diujicoba kebenarannya menjadi teori-teori. Teori yang kebenarannya berlaku secara universal konsisten menjadi hukum  Asas-asas Lingkungan dapat didefinisikan sebagai, kondisi dan tata hubungan antar komponen, mempunyai keteraturan atau menganut asas tertentu. Asas lingkungan bermanfaat untuk landasan pengelolaanl ingkungan. 

  1. Semua energi yang memasuki sebuah organisme hidup, populasi atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau terlepaskan. Energi dapat diubah dari suatu bentuk ke bentuk yang lain, tetapi tidak dapat hilang, dihancurkan atau diciptakan.
  2. Tidak ada sistem pengubahan energi yang betul-betul efisien
  3. Materi, energi, ruang, waktu dan keanekaragaman, semua termasuk kategori sumber alam.
  4. Untuk semua kategori sumber alam kalau pengadaanya sudah mencapai optimum, pengaruh unit kenaikanya sering menurun dengan penambahan sumber daya alam itu sampai ke suatu tingkat maksimum. Melampau batas maksimum initak akan ada pengaruh yang menguntungkan lagi.
  5. Pada asas 5 ini ada dua hal penting, pertama jenis sumber alam yang tidak dapat menimbulkan rangsangan untuk penggunaan lebih lanjut, sedangkan kedua sumber alam yang dapat menimbulkan rangsangan untuk dapat digunakan lebih lanjut.
  6. Individu dan spesies yang mempunyai lebih banyak keturunan dari pada saingannya, cenderung berhasil dalam mengalahkan sainganya itu.
  7. Kemantapan keanekaragaman suatu komunitas lebih tinggi di alam yang “mudah diramal”.
  8. Sebuah habitat dapat jenuh atau tidak oleh keanekaragaman takson, bergantung kepada bagaimana niche dalam lingkungan hidup itu dapat memisahkan takson tersebut.
  9. Keanekaragaman komunitas sebanding dengan biomassa dibagi produktivitas.
  10. Pada lingkungan yang stabil perbandingan antara biomasa dengan produktivitas (B/P) dalam perjalanan waktu naik mencapai sebuah asimtot.
  11. Sistem yang sudah mantap (dewasa) mengekploitasi sistem yang belum mantap (dewasa)
  12. Kesempurnaan adaptasi suatu sifat atau tabiat bergantung pada kepentingan relatifnya dalam keadaan suatu lingkungan.
  13. Lingkungan yang secara fisik mantap memungkinkan terjadinya penimbunan keanekaragaman biologi dalam ekosistem yang mantap, yang kemudian dapat menggalakkan kemantapan populasi lebih jauh lagi.
  14. Derajat pola keteraturan naik-turunnya populasi tergantung pada jumlah keturunan dalam sejarah populasi sebelumnya yang nanti akan mempengaruhi populasi itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warna Tanah

Kelas Kemampuan Lahan