Keunikan Komodo
Komodo Sebagai Hewan Endemik Indonesia
Endemisme
dalam ekologi adalah gejala yang dialami oleh organisme untuk menjadi unik pada
satu wilayah tertentu seperti pulau, negara, atau zona ekologi tertentu. Untuk
dapat dikatakan endemik suatu organisme harus ditemukan hanya di suatu tempat
dan tidak ditemukan di tempat lain. Contohnya seperti komodo yang terdapat di
pulau komodo.
Pulau Komodo merupakan sebuah wilayah yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara Timur yang berada di sebelah timur Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, bagian ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pulau ini dikenal sebagai habitat asli hewan komodo dan juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat.
Komodo (Varanus komodoensis) ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn van Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan besar menyerupai naga di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh seekor komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.
Menurut penelitian, komodo pernah melakukan migrasi. Hal ini diketahui berdasarkan catatan fosil yang berupa fosil komodo berukuran beberapa kali lipat dari ukuran normal yang diperkirakan berumur jutaan tahun di Australia. Kemungkinan, saat itu beberapa benua masih bergabung membentuk benua prasejarah sehingga memungkinkan komodo untuk bermigrasi dan kemudian terisolasi di Pulau Komodo yang disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik saat itu yang terus memecah benua besar prasejarah menjadi benua-benua dan pada zaman pencairan es yang menyebabkan daerah di sekeliling pulau terendam oleh air laut.
Komodo merupakan spesies yang
rentan terhadap kepunahan, dan dikatagorikan sebagai spesies Rentan dalam
daftar IUCN Red List. Sekitar 4.000–5.000 ekor komodo diperkirakan masih hidup
di alam liar. Populasi ini terbatas menyebar di pulau-pulau Rinca (1.300 ekor),
Gili Motang (100), Gili Dasami (100), Komodo (1.700), dan Flores (mungkin
sekitar 2.000 ekor). Meski demikian, ada keprihatinan mengenai populasi ini
karena diperkirakan dari semuanya itu hanya tinggal 350 ekor betina yang
produktif dan dapat berbiak. Bertolak dari kekhawatiran ini, pada tahun 1980
Pemerintah Indonesia menetapkan berdirinya Taman Nasional Komodo untuk
melindungi populasi komodo dan ekosistemnya di beberapa pulau termasuk Komodo,
Rinca, dan Padar.

Komentar
Posting Komentar