Perjalanan Menuju Nagan Raya
By. Muhammad Saleh (Dosen Ekonomi Pembangunan)
Beberapa bulan terakhir saya sering melakukan perjalanan
dari Bireuen ke Nagan Raya melintasi jalur tengah Aceh. Jalur ini dimulai dari
Bireuen melewati Krueng Mane lanjut ke Puncak Salak, Bener Meriah dan Aceh
Tengah kemudian masuk ke wilayah Nagan Raya melalui Beutong Ateuh. Sepanjang perjalanan hamparan pemandangan
alam yang eksotik sungguh memanjakan mata. Pengunungan hijau nan asri serta
udara segar rendah polusi membuat saya tidak bosan memilih jalur ini jika akan
ke Nagan Raya. Selain waktu tempuh yang jauh lebing singkat dibandingkan
perjalanan melalui jalur Geumpang ataupun melewati Banda Aceh. Jika perjalanan
melalui Banda Aceh butuh waktu 10-12 jam dan melalui Geumpang menghabiskan 8-10
jam, melalui jalur Beutong cukup 6-7 jam.
Namun, terkadang keasyikan menikmati pemandangan ini terhalang oleh kondisi Kabut yang tebal. Info mengenai hal ini sering
saya bagikan di timeline facebook saya.
Tujuannya agar siapapun yang akan melakukan perjalanan di jalur ini dapat lebih
berhati-hati. Apalagi tidak banyak informasi yang bisa didapatkan terkait
kondisi jalan di wilayah ini. Walaupun beberapa waktu terakhir banyak ruas
jalan yang sudah diperbaiki, namun tidak sedikit ruas jalan yang rusak baik
sedang maupun berat. Saya selalu
berharap suatu saat jalan di jalur tengah ini bisa menyamai mulusnya jalan
Meulaboh-Calang.
Jalan-jalan yang rusak tentu akan
membuat pengendara berpikir ulang saat melewati jalur ini dikarenakan kendaraan
bisa mengalami kerusakan atau resiko lebih besar lagi yaitu kecelakaan. Contohnya saja ban mobil saya yang
robek saat melewati lubang jalan di daerah puncak salak. Di daerah Kuyun Aceh
Tengah jembatan yang rusak membuat kita harus melewati jalur alternatif yang
sulit. Tanjakan curam dengan jalan berbatu tidak beraspal membuat adrenalin
terpacu.
Selain kondisi badan jalan, adanya kabut juga mengharuskan
kita waspada. Puncak salak dan gunung Singgah Mata Beutong adalah wilayah yang
seringkali diliputi kabut tebal. Jarang pandang terkadang hanya 2 meter. Jika
kaca mobil anda tidak cukup transparan akan sangat sulit melewati kondisi ini.
Ada baiknya mengatur waktu perjalanan sebaik mungkin. Hindarilah melewati
Puncak salak dan Beutong Ateuh saat sore hari atau dikala cuaca mendung atau
hujan.
Komentar
Posting Komentar