Tantangan dan Peluang Pengembangan Wisata Pulau Banyak (Aceh Singkil

 

Deskripsi Geografis Pulau Banyak

Indonesia adalah negara kepulauan yang disebut juga sebagai Nusantara. Secara geografis terletak pada 6ºLU - 11ºLS dan 95ºBT - 141ºBT, selain itu Indonesia terletak antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia dan dihubungkan dua samudera yaitu samudera Pasifik dan samudera Hindia. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.508 pulau yang besar dan kecil. Ada 5 pulau besar yang terletak di Indonesia yaitu pulau Jawa, pulau Sumatera, pulau Kalimantan, pulau Sulawesi, dan pulau Papua. Sebagai negara kepulauan yang terletak di garis Khatulistiwa Indonesia beriklim tropis. Indonesia memiliki potensi alam yang sangat indah, nilai budaya, dan peninggalan sejarah yang diminati wisatawan, baik itu wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara.

Kabupaten Aceh Singkil adalah salah satu kabupaten di Provinsi Aceh, Indonesia. Kabupaten Aceh Singkil merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan dan sebagian wilayahnya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Kabupaten ini juga terdiri dari dua wilayah, yakni daratan dan kepulauan. Kepulauan yang menjadi bagian dari Kabupaten Aceh Singkil adalah Kepulauan Banyak. Ibu kota Kabupaten Aceh Singkil terletak di Singkil. Saat ini Kabupaten Aceh Singkil adalah salah satu kabupaten daerah tujuan wisata di Aceh (NAD) mempunyai potensi yang cukup besar bagi pengembangan sektor pariwisata karena memiliki keindahan, kekayaan alam, dan kehidupan sosial budaya dan peninggalan-peninggalan sejarah yang semuanya dapat dijadikan objek wisata tetapi belum dapat di manfaatkan secara maksimal. Banyak sekali potensi wisata yang selama ini terpendam, diantaranya wisata bahari yang saat ini sudah mulai dikembangkan (Aceh Singkil Dalam Angka, 2012).

Salah satunya wilayah yang dapat dikembangkan sebagai lokasi Wisata Bahari adalah Pulau Banyak. Sebagai daerah kepulauan, Pulau Banyak selain memiliki laut yang cukup luas juga pantai yang sangat panjang dan indah, pantai Pulau Banyak tidak kalah dengan Bali. Pasir putihnya lebih lembut dari Kuta Bali, lambaian daun- daun kelapa yang rindang semakin memperindah suasana tamasya dengan pemandangan alam pantai tropis. Indahnya panorama Sunset juga menjadi tontonan tersendiri yang mengasyikkan. Kecamatan Pulau Banyak merupakan satu- satunya Kecamatan Kepulauan di Kabupaten Aceh Singkil, luas wilayah secara keseluruhan adalah 27,196 Ha. Pulau Banyak yang terdiri dari gugusan pulau- pulau berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, tepatnya di ujung sebelah barat Pulau Sumatera.


Gambar Fulau Banyak

Pulau Banyak yang juga dikenal sebagai Banyak Island baru dikenal publik beberapa tahun belakangan ini saja. Tepatnya semenjak dilakukan kegiatan pelestarian penyu di sana. Para konservasionis inilah yang membantu merintis dan mengembangkan wisata di sini hingga terkenal ke manca negara. Wisata di sini lebih dahulu dikenal oleh wisatawan asing dibandingkan wisatawan domestik. Wilayah kepulauan ini mulai sering dikunjungi oleh wisatawan domestik sejak empat hingga 5 tahun belakangan. Terutama mereka yang berasal dari Medan, Banda Aceh atau Jakarta. Kepulauan Banyak menawarkan berbagai keindahan alam bawah laut dan lokasi aktifitas wisata air. Lokasinya yang cenderung sepi, jauh dari hingar bingar keramaian, menjadi salah satu alasan mengapa banyak wisatawan asing kemari. Wisatawan sungguh akan menemukan ketenangan di sini. Jika tujuan liburan anda adalah menjauhi aktifitas kesibukan dan hingar bingar kota, maka Kepulauan Banyak merupakan pilihan tepat. Kepulauan Banyak Aceh Singkil memiliki beberapa spot menarik, diantaranya adalah Pulau Tailana dan Pulau Palambak. Pulau Tailana dan Pulau Palambak memiliki pasir putih, kemudian perairan yang dangkal. Tempat ini akan memanjakan pengunjung yang hobi menyelam, snorkeling, mengamati keindahan terumbu karang dan ikan hias tercantik.

Potensi yang ada di Pulau Banyak

Sebagai daerah kepulauan, pulau banyak selain memiliki laut yang cukup luas juga pantai yang sangat panjang dan indah. pantai di pulau banyak tidak kalah dengan pantai-pantai lain di Indonesia. Pasir putihnya lebih lembut, lambaian daun-daun kelapa yang rindang semakin memperindah suasana tamasya dengan pemandangan alam pantai tropis. Indahnya panorama sunset juga menjadi tontonan tersendiri yang mengasyikkan. Berikut ini adalah potensi utama yang terdapat di pulau banyak :

Surfing, terdapat 12 titik ombak untuk selancar yang cukup panjang dan mencapai ketinggian 6 meter yang tersebar di pulau pulau Bangkaru, Ujung Silingar dan bagian Selatan Pulau Tuangku. Titik selancar yang paling banyak dikunjungi oleh peselancar adalah Pantai Amandangan dan Pantai Pelanggaran di pulau Bangkaru. Ombak pulau Banyak yang menggoda peselancar pertama sekali ditemukan oleh Marcus Keeshan pada 2001. Yang kemudian mempublikasikan kehebatan ombak Bangkaru sebagai tempat surfing terbaik di dunia. Menurutnya ombak di kawasan ini sangat ideal bagi peselancar kelas dunia karena tingginya mencapai 6 meter. Begitupula lokasinya, airnya dingin, ikan hiu jarang didapat, tempat selancar berada satu sampai dua meter diatas karang dan musim selancar relatif panjang.

Snorkeling, menikmati keanekaragaman hayati terumbu karang dilakukan dengan dua cara. Pertama, pada bagian perairan dangkal dengan menggunakan perahu yang laintainya atau bagian dinding bawah perahu itu terdiri atas gelas kaca tembus pandang. Dengan demikian penumpang perahu dapat melihat apa-apa yang ada dibawah perahu. Kedua, dengan menggunakan perlengkapan menyelam khususnya untuk tempat-tempat yang dalam yang tidak mungkin dapat dilihat dengan perahu yang lantainya tembus pandang yaitu peralatan Scuba Diving.

Laut Pulau Banyak, menyajikan pemandangan alam. Keunikan laut berupa terumbu karang dengan flora dan fauna laut yang khas yaitu tumbuhan laut dan ikanikan karang yang beraneka ragam warna dan berbagai ukuran. Beberapa areal pariwisata didaerah ini adalah Pantai Pulau Tailana, Rago-rago, Matahari, Pabisi dan Sikandang. Kebanyakan di daerah ini merupakan tempat yang indah dengan pantai yang berkarang dan airnya yang jernih, sehingga karang-karang yang berada pada kedalaman lebih dari 3 meter terlihat jelas dari atas perahu.

Adventure, penjelajahan dapat dilakukan di Pulau Tuangku. Penjelajahan ini berupa Tracking yaitu berjalan kaki menyelusuri hamparan hutan sambil menikmati keindahannya. Perjalanan dapat dimulai dari Kampung Haloban dan disepanjang perjalanan wisatawan dapat melihat Kancil, Beo Nias, Tupai, Babi Hutan dan Kupukupu yang beraneka warna. Juga terdapat Goa Kelelawar dan Goa Sarang Burung Walet.

Hutan Pulau Tuangku, sangat menarik dan masih tergolong utuh. Buaya Muara (Crocodylus Porosus) terkadang muncul di perairan sungai dipedalaman hutan Pulau Tuangku, ukurannya yang sangat besar jarang dijumpai ditempat lain.

Upaya Peningkatan Kunjungan Wisata Pulau Banyak

Berbicara masalah peningkatan kunjungan wisata, kita harus memahami dahulu upaya atau strategi yang harus dilakukan dalam pengembangan suatu objek wisata. Secara teoritis ada beberapa hal yang dianggap dapat meningkatkan kualitas suatu objek wisata yaitu : (a) Meningkatkan Sumber Daya Alam, (b) Meningkatkan Sumber Daya Budaya, dan (c) Meningkatkan Sumber Daya Manusia.

Dengan memperhatikan ketiga hal tersebut maka kemungkinan akan berkembangnya suatu objek wisata yang cukup besar, sehingga mampu menarik banyak pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri. Selain upaya peningkatan ketiga Sumber Daya yang ada tersebut, hal lain yang juga perlu mendapat perhatian khususnya untuk mendukung peningkatan wisata di objek Wisata Bahari Pulau Banyak yaitu Pembangunan Sarana dan Prasarana pendukung  dan Peningkatan Promosi.

1. Peningkatan Sumber Daya Alam

Peningkatan sumber daya alam yang dimaksud adalah masalah pemanfaatan sumber daya alam. Pengembangan hendaknya bersifat ramah lingkungan dan bertanggung jawab terhadap pelestarian alam atau lingkungan. Berkenaan dengan objek wisata bahari Pulau Banyak, sumber daya yang terkandung merupakan potensi yang dimiliki objek tersebut, sebaikya dimanfaatkan dengan memperhatikan konsep wisata yang ramah lingkungan, sehingga kawasan tersebut dapat bertahan dalam jangka panjang, berkelanjutan (sustainable) serta memberikan manfaat baik bagi masyarakat setempat, lingkungan dan budaya.

2. Peningkatan Sumber Daya Budaya

Sumber daya budaya juga harus ditingkatkan dalam meningkatkan kualitas suatu objek. Maksudnya adalah bagaimanakah budaya masyarakat sekitar dalam pengembangan objek wisata tersebut. Apakah masyarakat menerima atau menolak pengembangan karena bertentangan dengan nilai-nilai budaya masyarakat lokal. Akan tetapi, pembangunan kepariwisataan haruslah berbarengan dengan pengembangan budaya. Dimana pengembangan kepariwisataan dan budaya harus berjalan secara beriringan, karena kebudayaan yang ada disuatu objek wisata dapat dijadikan sebagai salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk datang berkunjung. Dengan seimbangnya pengembangan kebudayaan dalam kepariwisataan maka kebudayaan tersebut akan terjaga dan tidak akan hilang.

a.  Peningkatan Sumber Daya Manusia

Suatu hal yang paling urgent adalah bagaimana saumber daya manusia masyarakat disekitar objek wisata bahari Pulau Banyak. Sumber daya manusia dibutuhkan karena masyarakat lokal yang berpendidikan atau memiliki pemahaman tentang konsep kepariwisataan tentunya akan memudahkan pengembangan objek wisata tersebut

b.  Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendukung

Selain peningkatan sumber daya alam, sumber daya budaya, sumber daya manusia, hal lain yang tak kalah pentingnya adalah kelengkapan sarana dan prasarana. Seperti yang telah diuraikan diatas bahwa objek wisata bahari Pulau Banyak sedikit kesulitan dalam hal sarana dan prasarana terutama akses jalan yang kebanyakan rusak, sarana penginapan dan perbankan yang tidak ada.

c. Promosi

Setelah pengembangan atau pembangunan objek wisata dilakukan seperti yang telah diuraikan pada bagian sebelumnya, hal lain yang juga sangat penting dalam peningkatan kunjungan wisata adalah upaya promosi. Dengan melakukan promosi ke publik, maka daerah tujuan wisata yang dimaksud akan semakin dikenal sehingga banyak pengunjung yang akan datang ke objek wisata tersebut. Selain upaya promosi melalui berbagai media seperti media cetak dan media elektronik, promosi melalui mulut ke mulut juga cukup efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Namun semua elemen yang telah disebutkan pada bagian sebelumnya harus saling mendukung satu dengan yang lain.\

Tantangan Pengambangan Wisata Bahari Pulau Banyak

Kurang menyadari bahwa ada potensi yang bisa dijual

Kurangnya atraksi wisata dan kurangnya promosi dan informasi

Lemahnya terhadap kreativitas usaha wisata.

Lemahnya sumberdya manusia.

Belum ada rencana induk pengembangan wisata bahari

Pulau Banyak merupakan objek wisata bahari yang terdapat di Kabupaten Aceh Singkil. Objek wisata ini dikenal dengan pantai yang indah, serta berbagai atraksi wisata yang sangat menarik para wisatawan. Walaupun indah dan menakjubkan, namun belum dikembangkan secara maksimal, padahal objek tersebut memiliki potensi wisata yang sangat menarik untuk dikembangkan atau dikelola secara maksimal dan berkelanjutan. Semua potensi yang ada di Pulau Banyak tersebut, sangat menunjang kegiatan kepariwisataan sehingga mampu mendatangkan banyak wisatawan yang ingin menghabiskan waktu untuk berwisata ke Pulau Banyak. Dalam peningkatan kunjungan wisata di objek wisata bahari Pulau Banyak perlu dilakukan suatu pengembangan pariwisata dengan konsep pembangunan yang berkelanjutan, dimana pembangunan kepariwisataan sangat memperhatikan kelestarian alam dan budaya disamping dapat pula memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Daftar Pustaka

Potensi Objek Wisata Bahari Pulau Banyak Di Kabupaten Aceh Singkil. https://123dok.com/document/y9d5xlrq-potensi-objek-wisata-bahari-pulau-banyak-kabupaten-singkil.html

Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Singkil. 2012. Aceh Singkil Dalam Angka. Singkil.

https://lingkunganhidup.co/wisata-pulau-banyak-aceh-singkil/

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warna Tanah

Kelas Kemampuan Lahan